Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau ,tersebar dari sabang sampai merauke . sejumlah besar (lebih dari 10.000 buah ) dari pulau pulau tersebut adalah pulu berukuran kecil ,memiliki keaneragaman tumbuhan ,hewan jasad renik yang tinggi. Hal ini,terjadi karena keadaan alam yang bebeda dari satu pulau ke pulu lain,bahkan dari satu tempat ke tempat lainnya dari pulau yang sama,
keaneragaman hayati yang sangat tinggi merupakan suatu koleksi yang sanagat unik dan mempunyai potensi genetik yang besar pula . namun hutan yang merupakan sumber daya alam ini telah mengalami banyak perubahan dan sanagt rentang terhadap kerusakan .sebagai slaah satu sumber devis negara ,hutan telah di dekspoliatsi secara besar besaran untuk diambil kayunya .ekspolitasi ini menyebabkan berkurangnya luas hutan dengan sangat cepat .keadaan semakin buruk dengan di adakkanya konvesi hutan secar besar besaran untuk laha pertambangan ,permukiman ,perindustirian,peratnian,perkebunan,perternakan serta kebakaran hutan yang selalu terjadi sepanjang tahun .
dampak dari ekspoltasi ini adalah tejadinya banjir pada musim penghujan dan kekeringan pada musim kemarau .dengan demikian jelas terlihat bahwa fungsi hutan sebagai pengatur tata air telah terganggu dan telah mengakibatakan keaneragaman hayati yang ada di dalamnya .
hutan sebagi ekositem harus dapat di pertahankan kualitas dan kuantitasnnya dengan cara pendekatan konservasi dalam pengelolaan ekosistem .pemanfaatan ekositem akan di laksanakan dengan mempertimbangakan kehadiran seluruh fungsinya .pengelolaan hutan yang hanya mempertimabangkan salah satu funginya saja akan menyebabkan kerusakan hutan.


